-->
BERITIPS
royganteng
Saturday, March 9, 2019

Keren! Ternyata Ada Perpustakaan Yang Mengikuti Selera Generasi Milenial

Berbicara soal Perpustakaan, saya teringat ketika saya pertama kali masuk kuliah dulu. Awal pertama menjadi mahasiswa, memiliki rasa kebanggaan tersendiri masuk perguruan tinggi yang saya idam-idamkan selama ini. Pertama awal masuk kuliah, ada sebuah program wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa baru, yaitu PK2 (Pengenalan Kehidupan Kampus). Program ini bertujuan agar mahasiswa baru dapat mengenal lebih dalam lagi tentang lingkungan sekitar kampus.

Pada hari pertama, saya mendapat jadwal untuk mengunjungi perpustakaan, dengan ditemani seorang senior sambil bercengramah dan tanya jawab seputar kampus. Senior saya pun mengatakan bahwa, ini kali keduanya ia mengunjungi perpustakaan tersebut, seteloah menjadi mahasiswa. Saya pun terkejut dan terheran-heran, kok senior yang sudah lama kuliah di kampus ini, hanya 2 kali saja berkunjung ke perpustakaan, padahal kan perpustakaan itu sumber ilmu bagi mahasiswa.

Setelah saya telusuri, ternyata banyak pro dan kontra yang terjadi di dalam perpustakaan ini, mulai dari peminjaman buku nya yang ribet, aroma kaus kaki yang sedikit horror, buku edisi lama yang jarang di update dan pelayanan perpustakaan nya pun kurang bersahabat. Pengunjung perpuskaannya pun bisa terhitung jari dan hanya orang-orang yang terdesak saja yang mengunjunginya.

**
Hallo, Tugas Akhir!

Awal tahun ini tidak terasa saya sudah memasuki semester 10. Sebagai mahasiswa tingkat akhir, Skripsi adalah bagian ter-horror bagi setiap mahasiswa. Mau tidak mau, skripsi tersebut harus diselesaikan, kalau tidak impian seseorang mendapatkan gelar sarjana tidak akan terwujud.

Iri rasanya melihat teman di wisuda, tapi apalah daya revisi skripsi terus menghantui setiap saat. Demi mendapatkan gelar sarjana, bolak-balik perpustakaan pun sudah saya lakukan walaupun aturan peminjaman bukunya ribet, tapi apa boleh buat, perjuangan mahasiswa belum apa-apanya dengan perjuangan orang tua untuk meng-kuliahkan anaknya.

Berhubung perpustakaan kampus kurang bukunya, maka dari itu agar skripsi tidak mendapat revisi lagi, saya mencoba berpindah-pindah tempat demi buku yang dicari. Saya mencoba keluar dari zona kampus, mensurvey berbagai toko buku dan perpustakaan sekitar. Berniat agar skripsi ini cepat selesai, saya pun mulai berselancar di internet untuk mencari info tentang perpustakaan. Saya menemukan sebuah blog yang menuntun saya menengok sebuah perpustakaan yang katanya "lebih dari sekedar perpustakaan", perpustakaan itu adalah UPT. Perpustakaan Unsyiah.


Ketika melihat profil perpustakaan tersebut, saya pun langsung jatuh hati dan berbisik dalam hati "kapan ya kampus saya punya perpustakaan se unik ini!"

Lantas, apa yang menjadikan Perpustakan Unsyiah begitu unik ? Yuk simak penjelasannya :



Memiliki Fasilitas Perpustakaan Era Kekinian


Di era digital saat ini orang mulai berfikir meninggalkan perpustakaan, karena mereka memiliki fasilitas akses terhadap sumber informasi yaitu internet. Hal yang terlintas di benak kita ketika mengingat perpustakaan adalah rak-rak buku yang membuat orang kesulitan mencari buku yang dicari.

1. Pencarian Buku Lebih Mudah Menggunakan Kata Kunci

Tetapi tidak dengan perpustakaan satu ini, Perpustakaan Unsyiah membuat terobosan baru, agar mahasiswa nya lebih mudah menemukan buku yang dicari, yaitu dengan menghadirkan UILIS (Unsyiah Integrated Library Information System). Pencarian buku kini sudah sangat mudah karena UILIS. Sistem ini terintegrasi dengan OPAC (Online Public Acces Catalog) dan setiap lantai dari Pustaka memiliki komputer yang terhubung dengan OPAC. Ini memudahkan para pengunjung mencari buku yang diinginkan hanya dengan pencarian kata kunci. Tidak ada bedanya kan dengan searching di internet, tinggal masukkan kata kunci langsung keluar informasi yang kita inginkan :)

UILIS Unsyiah


2. Lebih Mudah Dengan Bantuan Aplikasi UILIS Mobile

Hidup di zaman milennial ini, gadget sudah menjadi barang yang tak mungkin terlepas dari genggaman kita, maka dari itu Perpustakaan Unsyiah juga tidak ingin ketinggalan dalam berinovasi, mereka menghadirkan UILIS Mobile. UILIS Mobile memiliki fitur untuk pencarian koleksi (OPAC), historis peminjaman dan perpanjangan peminjaman secara online. Aplikasi ini bisa di download di smartphone Android, aplikasi ini berguna untuk meminjam dan memperpanjang buku yang ingin kita baca tanpa harus datang ke perpustakaan unsyiah. Tinggal download saja aplikasi nya, pinjam dan perpanjang buku yang ingin dibaca.




3. Dengan Teknologi RFID Membuat Tidak Antri Lagi

sumber : https://istiqomahnadataza.files.wordpress.com/2015/03/20150303_114301.jpg

Antri adalah hal yang sangat membosan dan membuang-buang waktu, maka dari itu Perpustakaan Unsyiah telah menghadirkan teknologi baru dalam menghitung jumlah buku yang di baca oleh pengunjung perpustakaan, yaitu mesin RFID. Radio Frequency Identification (RFID) adalah teknologi yang berfungsi untuk membantu dalam pengindentifikasian suatu objek. Teknologi ini dipakai untuk mengidentifikasi buku yang ada di perpustakaan Unsyiah. Keunggulan teknologi ini yaitu mampu membaca suatu objek data dengan ukuran tertentu tanpa melalui kontak langsung (contacless) dan tidak harus sejajar dengan objek yang dibaca.

Dengan bantuan mesin ini peminjaman buku secara mandiri memungkinkan para pengunjung yang ingin melakukan proses peminjaman buku menjadi lebih cepat dan mudah dalam proses peminjaman buku. Bahkan, proses peminjaman juga dapat dilakukan pada jam istirahat lho!
Hal ini juga merupakan suatu langkah untuk menjadikan perpustakaan lebih maju dan lebih berkembang lagi.


4. Perpustakaan Unsyiah Lulus Berbagai Sertifikasi

Ini nih yang membuat kualitas perpustakaan unsyiah tidak diragukan lagi, Perpustakaan Unsyiah telah ter-akreditasi A dan mendapat sertifikasi ISO 9001:2008 mulai dari tahun 2013 dari Lembaga Perpustakaan Nasional RI yang telah berstandar Internasional.

https://www.ayuulya.com/

Tidak itu saja, Perpustakaan Unysiah juga sudah tersertifikasi internasional ISO 27001 dalam bidang Keamanan Informasi Sistem Perpustakaan dengan aplikasi OPAC, OER, dan Room Booking. Perpustakaan Unsyiah merupakan unit kerja pertama dalam lingkup Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi ISO 27001. Sertifikasi ini disahkan oleh Dakks, Badan Akreditasi Nasional Jerman. Bisa dibilang perpustakaan ini setara dengan perpustakaan kelas dunia.


5. Membuka Jam Layanan Tambahan

Freepik.com

Perpustakaan Unsyiah kembali membuka jam layanan tambahan bagi para pengunjung perpustakaan. Dengan adanya fasilitas ini sangat membantu pengunjung yang tidak sempat datang disiang hari bisa datang pada malam hari, juga angin segar bagi para pembaca setia perpustakaan mempunyai waktu ekstra untuk berlama-lama didalam perpustakaan, walaupun cuma numpang wifi :D


Desain Ruangan Yang Menarik Dan Bikin Nyaman


Kemanapun kita pergi dan di manapun kita berada, desain selalu mengelilingi kita. Tanpa adanya desain, akan jadi seperti apakah dunia yang kita tinggali saat ini? Saat disuguhkan dua desain, kita dapat mengetahui desain manakah yang lebih bagus.

UPT. Perpustakaan Unsyiah

Memupuk kebiasaan membaca di kalangan masyarakat Indonesia memang tidaklah mudah. Sebuah hal yang lumrah jika kita mendengar alasan bahwa membaca buku adalah suatu hobi yang membosankan. Maka dari itu, desain sangat berperan penting pada perpustakaan, memiliki desain ruangan unik, pengunjung akan merasa betah beralama-lama didalam perpustakaan.

1. Memiliki Ruang Baca Khusus

Mahasiswa tingkat akhir seperti saya, tentu sangat banyak pikiran yang timbul dikepala, sehingga sangat sulit merasa fokus untuk belajar. Nah, dengan adanya ruang baca khusus seperti ini, mahasiswa bisa lebih berkonsentrasi dan lebih fokus dalam belajar.

http://library.unsyiah.ac.id

2. Ruangan Korea Corner

Korea corner salah satu fasilitas yang sangat UNIK di perpustakaan Unsyiah ini, mungkin fasilitas ini hanya ada di perpustakaan Unsyiah, disini kita bisa lebih tau banyak tentang korea, misalnya tentang budaya korea dan bahkan juga tentang boyband atau girlband korea.

https://steemit.com/@wahyunibukhari

Korea Corner ini berada di lantai 3 perpustakaan Unsyiah. Di Korea Corner ini, kita bisa dapatkan buku-buku seputar negara korea, yang menjelaskan banyak hal tentang korea, baik itu budayanya, bahasanya, dan bahkan bisa mencoba memakai hanbok yang merupakan identitas pakaian traditional negeri ginseng ini. Di korea corner juga tersedia DVD film korea bagi kamu yang suka menonton film korea.

3. Tersedia Cafe Untuk Bersantai

Siapa bilang perpustakaan itu membosankan ? Tapi tidak dengan perpustakaan ini. Di Perpustaakan Unsyiah tidak semua hal isinya tentang buku, Perpustakaan ini memiliki CAFE didalamnya agar memudahkan para pengunjung perpustakaan membeli makanan dan minuman untuk di konsumsi sambil membaca. 

https://www.instagram.com/libricafe/

Cafe tersebut yang bersifat kekinian akan membuat kita betah menghabiskan waktu berjam-jam tanpa merasa bosan sedikitpun, yang pastinya FREE WIFI!! Keren bukan ?

4. Relax and Easy 

Di perpustakaan Unysiah terdapat sebuah ruang bernama Relax and Easy. Ruangan ini secara khusus dirancang untuk mendukung bakat, seni dan kreatifitas para mahasiswanya.

http://library.unsyiah.ac.id/

Selain itu, tempat ini juga digunakan sebagai sarana hiburan bagi pengunjung perpustakaan yang mungkin sudah lelah dan penat belajar dan membaca seharian. Kegiatan semacam ini mampu menjadikan perpustakaan sebagai tempat multifungsi, bukan saja menjadi tempat kegiatan membaca dan meminjam buku namun juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkreasi dan menyalurkan minat dan bakatnya.

5. Library Gift Shop Unsyiah

Library Gift Shop | http://library.unsyiah.ac.id/

Library Gift Shop berada di lantai 1 perpustakaan Unsyiah, merupakan hasil kerjasama yang terbentuk antar UPT. Perpustakaan Unsyiah dengan Center for Creative Industry of Syiah Kuala University (CCIS). Tujuannya adalah sebagai wadah industri bagi para mahasiswa yang ingin memperkenalkan hasil karya produk yang telah dibuat. Terdapat berbagai souvenir dengan merchant Unsyiah yang dapat dibeli di sini seperti gantungan kunci, baju, topi, dan mug. Terdapat pula produk-produk dan kerajinan khas Aceh seperti kopi, coklat, tas hingga parfum.


Pemilihan Duta Baca Unsyiah Setiap Tahunnya


http://library.unsyiah.ac.id/

Agar lebih mencintai perpustakaan dan meningkatkan budaya baca mahasiswanya, Unsyiah membuat program Unsyiah Library Fiesta yang diadakan setiap tahunnya, dan pada saat ini acara Unsyiah Library Fiesta 2019 sedang berlangsung dan dibuka untuk umum. Ini adalah hal yang sangat positif, agar kita dapat meningkatkan pengetahuan sumber daya manusia dengan cara membaca.

Hal ini tentu saja memberikan motivasi kepada semua jajaran civitas akademik kampus Unsyiah untuk menjadikan membaca sebagai kegiatan yang menyenangkan bahkan menurut saya secara tidak langsung mengkampanyekan budaya membaca khususnya dikalangan kampus.


Unsyiah Library Award Peminjam Buku Terbanyak


Pemenang Library Award 2018 | http://library.unsyiah.ac.id/

Tidak hanya memberikan fasilitas super lengkap, kampus ini juga menghadirkan "Unsyiah Library Award" bagi peminjam buku terbanyak, baik itu dosen maupun mahasiswa. Ini bertujuan untuk mendorong dan memotivasi para pengunjungnya untuk lebih mencintai perpustakaan.

**

Itu adalah beberapa point kenapa perpustakaan unsyiah ini disebut melebihi perpustakaan yang tidak dimiliki oleh perpustakaan-perpustakaan lain. Sungguh saya berdecak kagum dengan konsep yang diusungnya. Program ini patut ditiru oleh perpustakaan yang lainnya sehingga generasi masa kini tidak meredup lagi untuk meluangkan waktu membaca. Tempat yang nyaman untuk belajar dan mencari referensi.

Saya berharap perpustakaan kampus yang ada di Indonesia, dapat bersaing dan berinovasi seperti yang dilakukan perpustakaan unsyiah ini. Karena perpustakaan ini bukan hanya sekedar tempat meminjam dan mengembalikan buku, tapi juga sebagai wadah untuk berkarya dan berkreasi. 

Bangsa Indonesia yang terkenal dengan kekayaan sumber daya alamnya tidak akan dapat mewujudkan cita-citanya tanpa memiliki keunggulan sumber daya manusia. Keunggulan sumber daya manusia dapat dicapai dengan cara meningkatkan budaya baca. Membaca merupakan modal utama untuk menuai sukses dan cara termurah untuk dapat membaca adalah Mengunjungi Perpustakaan.



Referensi Tulisan : http://library.unsyiah.ac.id/
http://www.purwo.co/2017/03/perpustakaan-unsyiah-model-ideal.html

http://library.unsyiah.ac.id/library-gift-shop-wadah-wirausaha-mahasiswa-di-perpustakaan-unsyiah/
Sumber Video : https://www.youtube.com/watch?v=-An536iqi3Q&t=98s     https://www.youtube.com/watch?v=C8O989K8yVg 
BAGIKAN:

Google +1

 
Copyright © 2015 - 2019. Beritips